Memanfaatkan Berbagai Kegunaan dari Anchor Tag pada HTML


Memanfaatkan Berbagai Kegunaan dari Anchor Tag pada HTML-blog menggapai mimpiSeperti yang telah Kita ketahui bersama bahwa dengan tag anchor (<a></a>), Kita dapat membuat sebuah tautan menuju ke sebuah lokasi lain di Internet.
Selain itu Kita juga ada mengenal kegunaannya yang dapat digunakan untuk membuat tautan menuju ke sebuah akun YM (Yahoo Messenger), sehingga dengan sebuah support dan perijinan tindakan dari browser, akan terbuka program Yahoo Messenger dan memanggil akun terkait yang ditautkan. Yang mana kegunaan ini dapat dilakukan dengan cara seperti contoh berikut:

<a href=”ymsgr:sendIM?alwayzmile”>Chat with Me</a>

Username YM pada contoh tersebut (setelah tanda ?) dapat disesuaikan dengan username yang dimaksud sebagai username yang ditautkan.

Baca lebih lanjut

Pembahasan HTML [2]


Insya Alloh, temen” sudah banyak memahami ya seperti yang pada Pembahasan HTML [1]. Nah, selanjutnya Kita mengenal tag-tag (elemen-elemen) pada HTML ya.. Setidaknya Kita akan mengenal tag-tag yang paling sering digunakan dalam web dev.
: memulai html.
: mengatur header.
: membuat judul dari sebuah halaman web.
: konten utama dari sebuah halaman web.

hingga

: membuat judul (header) dengan tampil tebal dan ukuran sesuai dengan levelnya 1 sampai 6. h1 merupakan header dengan ukuran paling besar, sedangkan h6 merupakan yang ukuran teksnya paling kecil dari header.

: membuat paragraf.

: line break atau pindah baris. Elemen ini tidak memiliki tag penutup, sehingga penulisannya menjadi memiliki / sebelum >.

    : mendefinisikan sebuah unordered list (daftar tak berurut), sehingga Kita menciptakan sebuah list yang tidak bernomor.

      : mendefinisikan daftar bernomor.

    1. : membuat konten daftar.

      : menyisipkan gambar.

      : mendefiniskan tabel.

      : mendefinisikan judul tabel.

      : mendefinisikan baris.

      : mendefinisikan kolom.

      Untuk referensi dan contoh sederhana, teman” bisa coba postingan di blogq yg dulu di sini http://communityoflearners.wordpress.com/2010/01/14/melakukan-pemformatan-dasar-pada-dokumen-html/..
      Atau juga dapat mendownload modul yang dulu pernah dibuat untuk teman” sekelas di sekolah: http://www.feeltothink.co.cc/sintangwebdeveloper/Modul-Web-Development.pdf .

      Pembahasan HTML [1]


      Hmm, sekarang coba Kita bersama-sama memandang betul-betul sebuah layar monitor di depan Kita yang menampilkan halaman Facebook, cobalah untuk memandang dari tampilan paling atas browser, ada yang bertuliskan Sintang Web Developer, hingga ke paling bawah hingga tertulis Obrolan. Dari manakah mereka semua itu berasal? Nah, bagian-bagian tersebut mulai dari atas hingga paling bawah terbagi-bagi menjadi beberapa bagian yang terstruktur dalam elemen-elemen halaman website yang Kita sebut HTML.

      Pada dasarnya, HTML merupakan teks biasa yang akan jadi sangat membosankan untuk Kita baca. Tapi sebetulnya itulah halaman web yang sungguhan. Nah, bagaimana mungkin kemudian Kita dapat menjumpai halaman yg berwarna-warni dengan berbagai gambar dan tampilan yang menarik? Nah, tugas inilah yang kemudian dilakukan oleh browser yang membuka halaman website tersebut. Jadi, ketika sebuah halaman website dibuka dengan Firefox, maka akan menampilkan tampilan web yg menarik, namun ketika dibuka dengan teks editor seperti Notepad, hanya akan tampil teks-teks yang membentuk halaman website tersebut dalam struktur dan aturan yang dikenal sebagai HTML.

      Bagaimana? Insya Alloh teman” sudah dapat memahami ini dengan baik. Selain itu, untuk melihat aturan HTML yg digunakan pada sebuah halaman web dari browser, juga dapat dilakukan dengan klik kanan pada halaman web, kemudian pilih “Lihat kode sumber laman” atau “View Source”, atau dengan hanya menekan Ctrl+U di Firefox. Ketika tampil, jangan terlalu peduli dengan kode yang mungkin sebagian mengatakan bahwa terlalu sulit untuk dimengerti, yang pasti teman” sudah memahaminya.

      Seperti juga teknologi-teknologi lainnya, HTML juga terus mengalami perkembangan sehingga kini Kita mengenal HTML5, yang sebelumnya pernah Kita kenal HTML4.01, XHTML1.0, dll. Namun yang pasti, Kita menggunakan HTML versi manapun, browser tetap akan mengenalinya, meski pada HTML5 belum semuanya dapat dikenali oleh semua browser yg ada sekarang. Elemen-elemen dalam sebuah halaman web terbagi-bagi dalam pengelompokan yang dikenal sebagai tag-tag HTML yang terstruktur. Bagaimana pengelompokan tersebut? Misalnya Kita ingin meletakkan elemen paragraf di sebuah halaman web, maka Kita menandainya dengan menuliskan

      Paragraf pertama

      . Sehingga elemen paragraf tersebut ditandai diantara tag

      dan

      . Tag yang pertama merupakan tag pembuka, dan yang kedua merupakan tag penutup. Dalam HTML, tag-tag yang membagi elemen-elemen halaman website tersebut sudah ditentukan dan Kita hanya perlu menggunakannya saja, jadi Kita tidak perlu mendefinisikan tag sendiri.

      Sebagai referensi, daftar tag-tag HTML4.01 dan XHTML1.0 dapat Kita lihat bersama di http://www.w3schools.com/tags/default.asp . Jangan begitu khawatir melihat daftar tag yang begitu banyak, Kita tidak harus menggunakan semuanya untuk membuat halaman web yang sudah dikata bagus, namun dapat memahami kesemuanya tentu saja itu lebih baik. Dan sebetulnya nama-nama tag tersebut juga telah dibuat sedemikian rupa agar mudah dimengerti kok, jadi jangan khawatir. Sebagai catatan, dalam daftar tag-tag tersebut terdapat beberapa yang memperoleh label Deprecated berwarna merah, sehingga tag-tag tersebut akan lebih baik tidak digunakan dan digantikan dengan teknologi atau tag yang lain yang lebih baik.

      Mengenai tag-tag yang sering digunakan dan penjelasannya, akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya, namun sebelumnya Kita perlu mengenal HTML yang terstruktur. Adapun struktur pokok dari sebuah halaman website (HTML) adalah sebagai berikut:

      Judul Halaman

      Paragraf 1

      Jadi, struktur utama dari halaman web tersebut dinaungi oleh sebuah tag utama yaitu . Kemudian yang tepat berada di bawahnya adalah dan . Nah, anggaplah halaman ini adalah sebagai sebuah surat formal. Jadi, head merupakan kepala atau kop suratnya yang akan berada di bagian atas dan biasanya berisi judul, sedangkan yang berada di antara tag pembuka dan penutup body merupakan isi dari surat tersebut. Sehingga ketika ditampilkan dalam sebuah browser, head tidak akan ditampilkan di dalam halaman secara langsung, namun di title bar dari browser. Tepatnya, judul halaman ini diatur oleh tag . Sedangkan body tentu saja akan tampil di halaman utama yang menampilkan konten web.

      Bagaimana Kita akan memulai mempraktikkannya? Teman-teman bisa mencobanya sendiri dengan menggunakan teks editor seperti Notepad (Start Menu > All Programs > Accessories > Notepad), kemudian mengetikkan atau mengkopi saja teks yang berisi elemen-elemen HTML (disarankan untuk mengetikkan), kemudian menyimpannya. Dalam penyimpanan, isikan nama file dengan nama sekeinginan teman-teman dan nama file diakhiri dengan .htm atau .html . Sebelum menekan tombol Save, sebaiknya Kita pastikan bahwa pada bagian Save as type telah terpilih All Files.

      Buka file tersebut, dan akan dijumpai tampilan seperti pada http://www.feeltothink.co.cc/sintangwebdeveloper/latihan1.html .
      Terima Kasih, Semoga Manfaat.

      Membuat Aplikasi Berbasis Desktop dengan HTML & JavaScript di Windows


      Kok bisa aplikasi berbasis desktop dengan HTML? Iya ya, bukannya HTML buat aplikasi berbasis web. Apa ya bisa? Aneh banget deh judul statusnya. Ya begitulah, yang pasti Kita akan dapat membuat program keren dengan ini (gak perlu ribet” banget kayak programmer kok, coba aja, dn langsung bisa). hehe
      Hal tersebut tidaklah akan begitu aneh bagi Kita nantinya, jadi biasakan dulu diri Kita untuk menyimak, hehe.
      Coba buka notepad untuk mengetikkan kode html singkat berikut:
                      Sintang Web Developer
      Selamat Datang di Program Terbaruku Ini!
      Nah, kemudian simpan file tersebut dengan nama file latihan.hta (Kita gunakan ekstensi .hta dan bukan .html atau .htm), sebaiknya Kita juga pastikan bahwa Save as Type pada All Files.
      Kemudian buka file tersebut, dan hasilnya…… Tara, sebuah program berbasis desktop ala HTML telah berhasil Kita ciptakan.
      *catatan: Tidak hanya HTML, Kita juga bisa gunakan JavaScript, CSS, dan berbagai teknologi web berbasis client. Sebetulnya file *.hta tersebut dalam pemanggilannya akan menggunakan program (sedikit tersembunyi) dalam Windows yang bernama mshta.exe (program mirip browser). 
      Sekian, semoga bermanfaat…..!

      Melakukan Pemformatan Dasar pada Dokumen HTML


      Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan berjudul “Memahami Dasar-Dasar HTML” yang telah diposting sebelumnya. Dengan telah memahami dasar-dasar HTML seperti aturan penulisan tag dan struktur dasar HTML, Kami harap tidak akan mempersulit Anda dalam melakukan pemformatan atau pemberian tanda pada teks dokumen HTML. Dalam melakukan pemformatan ini Kita akan menerapkan berbagai tag-tag HTML sebagai tindak lanjut dari pemahaman dasar tentang HTML yang telah Kita miliki.

      • Heading

      Heading berbeda dengan header yang menunjukkan kepala dokumen HTML, heading di sini dapat disebut sebagai kepala teks/naskah. Heading biasanya akan diberikan untuk menunjukkan bagian-bagian dokumen yang menjadi judul, atau subjudul dengan memberikan perbedaan pada ukuran teks/huruf. Terdapat 6 tingkatan heading yang diawali dengan heading level 1 (<h1>) yang akan memberikan ukuran teks terbesar, sedangkan pada tingkat terakhir terdapat heading level 6 (<h6>) dengan ukuran teks yang terkecil.

      Community of Learners-Living to Learn-Tutorial Komputer-Computer Tutorial-HTML-Heading
      Gambar 1. Contoh penerapan Heading dalam dokumen HTML

      Baca lebih lanjut

      Memahami Dasar-Dasar HTML


      Apakah HTML itu?

      HTML (HyperText Markup Language) merupakan sebuah metode yang membawa konsep hypertext untuk membuat sebuah halaman website dan menampilkan segala informasi dalam sebuah web browser. HTML ini merupakan hasil pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks SGML (Standard Generalized Markup Language) yang dirancang untuk tidak tergantung oleh jenis sistem operasi. HTML pertama kali dibuat oleh Tim Barners-Lee ketika masih bekerja di CERN. Sejak saat itu, HTML mengalami perkembangan yang pesat dengan terus melakukan penambahan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik tanpa merubah cara kerja HTML.

      Tim-Barners-Lee
      Cikal Bakal diciptakannya HTML (Tim Barners-Lee)

      Dengan memahami kata perkata, dapat Kita peroleh makna dari istilah HTML adalah sebagai berikut:

      • Hypertext

      Kata ini menunjukkan adanya tautan-tautan/hubungan-hubungan yang terbentuk antara sebuah dokumen dengan dokumen lainnya dalam sebuah atau beberapa kelompok dokumen. Dengan adanya hubungan-hubungan ini akan mempermudah kita berpindah-pindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya atau sebaliknya. Istilah ini pertama kali dibuat oleh Ted Nelson pada tahun 1965 untuk menggambarkan dokumen yang disajikan oleh komputer yang menyatakan struktur nonlinear dari gagasan-gagasan sebagai lawan dari format linear pada sebuah buku. Pada penerapannya dalam sebuah halaman website (dokumen html), tautan-tautan/hubungan-hubungan ini disebut sebagai link (hyperlink).

      • Markup

      Dalam konteks ini, markup menunjukkan bahwa pada file HTML berisi instruksi-instruksi yang dapat memberikan tanda-tanda tertentu sehingga terbentuk suatu pemformatan dalam hasil dokumen yang akan ditampilkan pada web browser. Baca lebih lanjut