Untuk Apa Kuliah IT (Information Technology) atau IS (Information System)?


Untuk apa kuliah di program studi yang berkaitan dengan komputer? (dibaca dengan nada tenang) Inilah yang menjadi salah satu topik pembicaraan dalam kegiatan Computing Club President University pada Hari Rabu (05/03/2014) lalu yang dimentori oleh Kak Yoseph Haryanto, alumni IT President University Batch 2010 (sudah habis defense). Ini merupakan pertemuan Computing Club President University yang pertama untuk periode ini setelah periode sebelumnya yang membahas tentang Windows 8 Game Development. Sebagai pertemuan pembuka, tentunya sangat tepat untuk saling berkenalan, saling berbagi pengalaman, serta saling berbagi motivasi antar sesama mahasiswa di Faculty of Computing President University. Baiklah, mungkin demikian saja thethe’ bengeknya. Selanjutnya penulis ingin membahas tentang ilmu yang penulis peroleh dari pertemuan di Computing Club President University tersebut. Semoga saja ilmu yang sedikit ini, sangat sedikit dibanding apa yang telah dibahas bersama teman-teman, juga dapat bermanfaat bagi Sobat Kreatif sekalian.

logo-puma-computing-president-university-sobat-kreatif-indonesia

Tulisan ini dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan bagian-bagian yang dibahas pada pertemuan tersebut.

Alasan Kuliah di Bidang Komputer

Alasan kenapa kuliah di bidang komputer bisa sangat beragam untuk setiap individu yang berbeda. Namun perlu diingat, bagi kita sesama mahasiswa yang sedang menempuh di bidang ini, tidak ada alasan buruk untuk memilih jurusan tersebut. Mungkin separah-parahnya bisa jadi beralasan karena hanya kebetulan, terpaksa, dan lain sebagainya. Itu bukanlah masalah. Itu adalah alasan kenapa kita menempuh pendidikan pada bidang ini. Namun itu bukanlah yang terpenting untuk mimpi-mimpi kita. Baca lebih lanjut

Iklan

Tips dan Trik yang Perlu Diketahui mengenai Usability dalam Web Design


web design-blog menggapai mimpiCatatan ini disarikan dari pembelajaran terhadap materi pada “Smashing Magazine” edisi spesial ulang tahunnya pada sebuah judul. (Saya rasa ini bukan sebuah pembajakan artikel, ini ditulis dari apa yang saya terima dari pembelajaran tersebut, bukan dengan mengutip, menulis ulang, atau hanya sekedar menerjemahkan. Lagipula ini juga hanya untuk catatan pribadi. Terima Kasih pada Smashing Magazine atas banyak pembelajarannya.)

 

Terdapat setidaknya 10 hal yang dijelaskan oleh Dmitry Fedeyev yang merupakan hal-hal pokok untuk meningkatkan tingkat usability dari sebuah website, berikut ringkasannya:

1. Label pada form dari sebuah field (isian) berada pada posisi terbaik di atas isian tersebut. Hal ini terjadi karena user / visitor meng-scan form bukan dari kiri ke kanan, namun dari atas ke bawah.

 

2. Pengunjung akan memberikan fokus yang lebih tinggi terhadap sebuah elemen website pada sebuah foto / gambar wajah (muka) seseorang. Setelah itu pengunjung akan melanjutkan dengan melihat apa yang dipandang oleh ‘gambar seseorang’ dalam website tersebut. Oleh karenanya hal ini banyak menjadi taktik untuk membuat iklan / banner-ads atau halaman yang berisi informasi utama yang akan disampaikan.

Baca lebih lanjut

Eye-Tracking dalam Web Design


Ternyata sebetulnya pertimbangan dan pengetahuan mengenai eye-tracking juga merupakan suatu hal yang sangat penting dan bermanfaat dalam urusan web design. Terutama dengan kesadaran bahwa terdapat banyak hal yang dapat menjadi pendorong sehingga seseorang melihat bagian-bagian tertentu pada halaman website untuk mulai membaca / melihat sebagian atau keseluruhan dari konten website, dari perbagian ke bagian lainnya. Nah, di sinilah Kita sadari bahwa mata Kita juga akan memilih pada bagian tertentu mana yang akan terlebih dahulu untuk dilihat dan menjadi sebuah jembatan untuk menuju ke bagian konten yang lainnya yang tentunya juga memiliki penekanan tertentu. Baik itu ditekankan sebagai sebuah konten, judul, maupun sebagai kutipan penting. Sehingga juga Kita ketahui bahwa mata Kita juga akan memberikan fokus yang lebih mendalam pada suatu titik atau pada suatu kelompok konten tertentu.

Sehingga dengan mempelajari eye-tracking, Kita dapat mengetahui bagaimana untuk mengoptimalkan konten agar dapat memberikan penekanan pada bagian yang Kita anggap penting dan menghasilkan website yang lebih user friendly dengan membuat konten-konten dan fitur-fitur utama pada website dapat dengan lebih mudah ditemukan dan dimanfaatkan dengan optimal oleh user atau pengunjung website Kita. Baca lebih lanjut

Ayo Belajar Web Development Sama-Sama!


Belajar web development itu seru, bahkan serrruuuuu banget. Hmm, pokoknya sampe ngak bisa diungkapin gimana serunya…
Tapi, ternyata dari semuanya ada yang berpendapat bahwa menjadi seorang web developer termasuk seperti programmer PHP itu tidak terlalu dibutuhkan untuk ke depannya, dan lebih baik untuk mempelajari pemrograman untuk aplikasi desktop seperti VB atau lain sebagainya. Tapi apakah anggapan tersebut anggapan yang dapat dikata benar. Hmm, sepertinya tidak sepenuhnya dapat dianggap kebenarannya, meskipun jika ada yang sependapat begitu, ya sah-sah saja. Tapi, juga tidak dapat dikatakan bahwa menjadi seorang programmer aplikasi desktop juga sudah pasti dapat memberikan janji bahwa mereka akan tetap bertahan untuk masa depannya, buktinya mulai ada bahasan baru yang mulai menjadi besar di era ini, yaitu untuk pengembangan perangkat mobile. Berbagai pilihan untuk kemungkinan di masa depan tersebut menjadi semakin tidak jelas di era perkembangan teknologi yang semakin pesat tersebut.
Tapi ternyata ada beberapa hal yang sebetulnya sudah jelas, bahwa masing-masing teknologi tersebut merupakan teknologi yang tidak dapat berdiri sendiri dan saling memiliki keterkaitan satu sama lainnya. Oleh karena itu tidak satupun dari berbagai pilihan tersebut yang pantas untuk tidak Kita pelajari dan Kita kuasai untuk turut berperan dalam kemajuan teknologi di masa depan. Dan tentu saja berbagai pilihan kompetensi tersebut semuanya menjanjikan untuk masa depan. Sebuah kompetensi tersebut hanya akan menjadi tidak menjanjikan jika memang tidak ada lagi yang mau turut berperan dalam pengembangannya.Jadi, jika ada yang mengatakan bahwa web development itu tidak memiliki masa depan yang baik, maka itu salah besar.

Mungkin dulu Kita mengenal pemrograman Perl untuk membuat website secara dinamis, kemudian ada JSP, ASP, dan kemudian yang begitu banyak digunakan saat ini adalah PHP, dan bahkan mulai juga berkembang popularitasnya adalah RoR (Ruby on Rails). Namun apakah salah jika Kita mempelajari salah satu di antaranya meskipun mungkin ke depannya akan muncul pilihan baru yang mungkin popularitasnya dan kualitasnya menjadi lebih baik dari yang Kita pelajari. Tentu saja tidak salah bagi Kita untuk mempelajarinya. Seorang programmer yang profesional tentu saja tidak akan begitu mempermasalahkan hal tersebut, karena mereka akan begitu mudah berpindah dari satu bahasa pemrograman ke bahasa pemrograman lainnya. Jadi, setidaknya jadilah profesional.
Namun tahukah mengapa popularitas dari sebuah bahasa pemrograman itu bisa menurun? Tentu saja karena hal tersebut tidak sesuai dengan jamannya yang semakin berkembang yang diliputi dengan berbagai kemudahan dan kualitas yang mungkin lebih baik. Dan bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi? Salah satu hal yang menurut saya bisa terjadi adalah karena tidak adanya pengembangan yang lebih lanjut terhadap teknologi tersebut suapaya dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman, maksudnya seperti masalah keamanan yang terus harus menyesuaikan dengan berbagai teknik menembus keamanan aplikasi yang terus mengalami perkembangan, kemudian dalam hal kenyamanan, dukungan terhadap teknologi terkini dan sebagainya.
Hmm, ternyata mengenai web development itu sendiri, Kini telah mengalami perkembangan yang dapat dikatakan begitu pesat. Apalagi baru-baru ini sering banget terjadi update browser, misalnya yang belum lama ada Firefox 4, eee lalu muncul Firefox5.. Berarti ada yang baru dong? Iya, tentu saja. Ada CSS3, HTML5, WebGL, kemudian juga ada framework js jQuery, ada framework php CodeIgniter, AJAX, JSON, SVG, trus juga ada perangkat baru Adobe Edge untuk memudahkan pengembangan website, dll. Tuh kan, web development terus berkembang, untuk dapat terus mengembangkannya maka Kita harus turut terjun menjadi salah satu yang membuatnya menjadi elok di masa yang akan datang!
Tapi ngomong-ngomong, kayaknya yg disebutin tadi nggak semuanya bener-bener baru kok. Iya memang.. Tapi, termasuk baru saja saya tahu dan telah bersiap untuk mempelajarinya. Karena mereka-mereka (teknologi tersebut) memang menggambarkan ternyata aplikasi berbasis website tidak pantas untuk direndahkan. Dan mereka sungguh luar biasa. Hmm, sambil menyicil ya, satu hal dari hal tersebut yang benar-benar baru bagi saya adalah mengenai WebGL. Bagaimana tidak, ternyata dengan kombinasi HTML5 + JavaScript yang diramu menjadi sebuah teknologi WebGL, Kita bisa membuat berbagai karya ber-3 dimensi dan tentu saja merupakan gambar bergerak (animasi) yang dapat ditampilkan dalam sebuah website tanpa memerlukan plugin apapun. Dan yang dibutuhkan hanyalah browser yang telah mendukung teknologi tersebut, termasuk HTML5.. Mau lihat contohnya? Coba saja buka http://webglsamples.googlecode.com/hg/aquarium/aquarium.htmlatau http://bodybrowser.googlelabs.com/body.html . Hmm, tapi yang perlu diingat adalah bahwa fitur ini pada saat ini hanya bisa dinikmati oleh browser dengan minimal Firefox4 atau GoogleChrome9. Dan ternyata pada Firefox4 masih ada yang perlu Kita konfigurasi terlebih dahulu agar dapat menggunakannya…..
Demikian tulisan ini, yang pasti ayo semangat buat jadi web developer, jangan ragu, dan harus berani untuk melalui sebuah proses. Ayo! yang semangat ya… Apalagi Kita anak-anak sintang yang jaaauuuuuuh dari tempat dimana perkembangan teknologi informasi ini berasal. Meski begitu, mari Kita tunjukkan. Kita Bisa! Ayooo! Rawe-rawe rantas, malang-malang putung!!! Haha, semangat banget jadinya….

Melakukan Pemformatan Dasar pada Dokumen HTML


Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan berjudul “Memahami Dasar-Dasar HTML” yang telah diposting sebelumnya. Dengan telah memahami dasar-dasar HTML seperti aturan penulisan tag dan struktur dasar HTML, Kami harap tidak akan mempersulit Anda dalam melakukan pemformatan atau pemberian tanda pada teks dokumen HTML. Dalam melakukan pemformatan ini Kita akan menerapkan berbagai tag-tag HTML sebagai tindak lanjut dari pemahaman dasar tentang HTML yang telah Kita miliki.

  • Heading

Heading berbeda dengan header yang menunjukkan kepala dokumen HTML, heading di sini dapat disebut sebagai kepala teks/naskah. Heading biasanya akan diberikan untuk menunjukkan bagian-bagian dokumen yang menjadi judul, atau subjudul dengan memberikan perbedaan pada ukuran teks/huruf. Terdapat 6 tingkatan heading yang diawali dengan heading level 1 (<h1>) yang akan memberikan ukuran teks terbesar, sedangkan pada tingkat terakhir terdapat heading level 6 (<h6>) dengan ukuran teks yang terkecil.

Community of Learners-Living to Learn-Tutorial Komputer-Computer Tutorial-HTML-Heading
Gambar 1. Contoh penerapan Heading dalam dokumen HTML

Baca lebih lanjut