Eye-Tracking dalam Web Design


Ternyata sebetulnya pertimbangan dan pengetahuan mengenai eye-tracking juga merupakan suatu hal yang sangat penting dan bermanfaat dalam urusan web design. Terutama dengan kesadaran bahwa terdapat banyak hal yang dapat menjadi pendorong sehingga seseorang melihat bagian-bagian tertentu pada halaman website untuk mulai membaca / melihat sebagian atau keseluruhan dari konten website, dari perbagian ke bagian lainnya. Nah, di sinilah Kita sadari bahwa mata Kita juga akan memilih pada bagian tertentu mana yang akan terlebih dahulu untuk dilihat dan menjadi sebuah jembatan untuk menuju ke bagian konten yang lainnya yang tentunya juga memiliki penekanan tertentu. Baik itu ditekankan sebagai sebuah konten, judul, maupun sebagai kutipan penting. Sehingga juga Kita ketahui bahwa mata Kita juga akan memberikan fokus yang lebih mendalam pada suatu titik atau pada suatu kelompok konten tertentu.

Sehingga dengan mempelajari eye-tracking, Kita dapat mengetahui bagaimana untuk mengoptimalkan konten agar dapat memberikan penekanan pada bagian yang Kita anggap penting dan menghasilkan website yang lebih user friendly dengan membuat konten-konten dan fitur-fitur utama pada website dapat dengan lebih mudah ditemukan dan dimanfaatkan dengan optimal oleh user atau pengunjung website Kita.

Menurut http://en.wikipedia.org/wiki/Eye_tracking, Eye tracking merupakan sebuah proses gerakan pandangan terhadap apa yang sedang Kita lihat. Dalam hal ini, eye tracking memang tidak hanya bermanfaat dalam hal web design atau sekedar untuk riset pengguna terhadap tingkat user-friendly dari sebuah website.

Dengan pembelajaran mengenai eye tracking, Kita juga dapat mengetahui serta membandingkan bagaimanakah pandangan dan fokus mata yang baik seharusnya Kita berikan terhadap objek-objek tertentu atau ketika pada kondisi tertentu yang terkadang memerlukan reflek penglihatan yang lebih cepat. Seperti pada Wikipedia, juga diberikan contoh perbandingan pandangan dan pemberian fokus pandangan oleh seorang pengemudi pemula dan pengemudi berpengalaman dari sebuah mobil terhadap situasi yang memang sedang sulit.


Berdasarkan pembelajaran yang diperoleh dari http://www.directcreative.com/blog/eye-tracking-websites, Kita juga dapat memperoleh pernyataan bahwa: Judul lebih menarik mata dibandingkan sebuah gambar, paragraf pendek akan lebih mendesak Kita untuk membacanya, orang akan lebih dulu membaca sepasang kata pertama dari sebuah headline, dan masih banyak hal lagi yang sebaiknya Kita ketahui dari analisa eye-tracking ini.

Sebetulnya mudah saja, konsep dari eye-tracking ini dapat Kita lakukan oleh Kita sendiri dengan menganalisa bagaimana mata Kita mengenali sebuah objek dan memberikan fokus pada suatu elemen tertentu. Tentunya dalam web design, Kita dapat mempelajarinya dengan kenyataan pribadi akan bagaimanakah Kita membaca atau melihat konten, layout serta susunan dari sebuah website, baik website Kita sendiri maupun milik orang lain.

Baik, Terima Kasih telah menyimak catatan kecil ini untuk hari ini, Semoga Bermanfaat. Dan di lain kesempatan mungkin pembahasan dapat Kita lanjutkan kembali untuk dapat lebih mengulasnya lebih dalam. Namun jika mungkin terdapat hal yang perlu koreksi, tidak tepat, membingungkan, atau mungkin juga ada hal yang perlu ditambahkan dalam pembahasan, sangat diharapkan pula kritik, saran, serta komentarnya.

# Terima Kasih
# Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s