Mengoptimalkan Hasil Pencarian Google


GOOGLE, search engine ini memang sudah tidak asing lagi terdengar dan dibicarakan oleh masyarakat pengguna teknologi informasi dari berbagai belahan dunia. Ketika Kita mengakses internet dalam sebuah ruangan kecil di warnet, dengan lancarnya mengetikkan URL Google pada address bar, Kita saat itu merasa hanya seorang diri duduk dan menghadap monitor. Kita tidak pernah merasa bahwa sesungguhnya masih ada jutaan orang lainnya yang turut menemani Kita mengakses Google, bahkan bisa saja saat itu Pak Presiden juga ikut menemani Kita.
Google memang sudah menjadi salah satu makanan pokok bagi sebagian orang, namun ternyata tidak banyak yang telah memanfaatkannya secara optimal. Jika Anda merasa sebagai salah satu dari orang yang belum dapat mengoptimalkan hasil pencarian Google, maka perlu Anda ketahui bahwa ternyata hanya dengan menambahkan sebuah perintah pada rangkaian kata/informasi yang akan dicari, Google dapat menjadi sangat luar biasa.

Banyak para cracker yang turut memanfaatkan kelebihan Google dalam melakukan aksi cracking, terutama ketika mencari site yang akan menjadi targetnya. Namun apakah Google yang menjadi salah satu sumber masalah dari kerugian yang diakibatkan oleh cracker? Tentu Bukan, keamanan website-lah yang menjadi penyebab utama dari kerugian tersebut. Tugas utama Google adalah mencari dan menampilkan apa yang Kita perintahkan. Sehingga semua halaman dan dokumen tidak terproteksi yang telah terindeks serta tidak memiliki beberapa masalah yang tidak disenangi Google akan ditampilkan.
Selain dilihat dari sisi negatif, dengan kemampuan yang dimiliki Google Kita juga dapat memperoleh beragam informasi yang diperlukan dengan lebih sempurna dan tepat sasaran. Dengan memanfaatkan beberapa perintah pencarian khusus, hasil pencarian dapat Kita batasi pada parameter tertentu, sehingga hasil pencarian akan lebih tepat dan sesuai dengan yang Kita inginkan. Perintah-perintah tersebut tidak berbeda dengan perintah yang digunakan oleh para cracker maupun hacker ketika melakukan aksinya dalam pencarian Google, hanya saja tujuan penggunaannya berbeda.
Berikut adalah beberapa perintah khusus pencarian Google beserta penjelasan singkat dan contohnya:
intitle:
Menemukan dokumen dan halaman website yang memiliki kata kunci pertama pada titlenya, dan kata kunci lainnya terkandung dalam teks.
Contoh:    intitle:google hacking
Perintah di atas akan menemukan halaman web yang titlenya mengandung kata google dan terdapat kata hacking dalam teksnya. 
Menemukan dokumen dan halaman website yang pada titlenya terdapat semua kata kunci yang dicari.
Contoh:    allintitle:google hacking
Perintah di atas akan menampilkan dokumen dan halaman web yang pada titlenya mengandung kata google hacking.
inurl:
Menemukan dokumen beserta halaman website yang pada URLnya terkandung kata kunci yang dicari.
Contoh:    inurl:google
Perintah tersebut akan menampilkan dokumen dan halaman yang pada URLnya terdapat kata google.
allinurl:
Menemukan dokumen dan halaman terindeks yang memiliki alamat URL sesuai dengan semua kata kunci yang dicari.
Contoh:    allinurl:google hacking
Perintah ini akan menampilkan dokumen dan halaman yang mengandung kata google hacking pada URLnya.
intext:
Menemukan dokumen-dokumen yang pada teksnya mengandung kata-kata yang Kita cari. Pada pencarian ini, tidak melibatkan URL dan title sebagai sasaran pencarian.
Contoh:    intext:admin
Perintah ini akan menampilkan halaman-halaman dokumen yang mengandung kata admin pada teksnya.
site:
Menemukan segala bentuk informasi sesuai kata kunci yang telah Kita perintahkan. Namun, bedanya dengan menggunakan perintah ini Kita dapat menentukan sendiri website lokasi pencarian, sehingga Kita tidak akan dipusingkan lagi dengan banyaknya hasil pencarian dari berjuta-juta site lainnya. Selain itu, Kita juga dapat melihat seluruh isi halaman yang tersimpan dalam sebuah website sesuai yang telah Kita tentukan sebagai kata kunci pencarian.
Contoh:    html site:ilmukomputer.org
site:ilmukomputer.org
Perintah pada contoh pertama akan menampilkan semua hasil pencarian dari kata html pada site ilmukomputer.org.
Sedangkan pada contoh yang kedua akan ditampilkan semua isi dan bagian dari site ilmukomputer.org.
cache:
Dengan perintah ini, Google akan menampilkan halaman-halaman yang sebelumnya pernah terindeks dalam indeks pencarian Google, namun ketika Kita mencoba untuk mencarinya kembali ternyata informasi tersebut telah terhapus dari direktori website.
Contoh:    cache:ilmukomputer.org
Perintah ini akan menampilkan halaman-halaman yang telah di-cache dari site ilmukomputer.org.
related:
Menemukan halaman-halaman yang memiliki kesamaan atau kemiripan isi dengan sebuah website yang diindikasikan. Hasil pencarian dari perintah ini diperoleh dari relasi website yang telah ditentukan oleh Google karena memiliki beberapa ciri yang sama.
Contoh:    related:www.securityfocus.com
Perintah tersebut akan menampilkan halaman-halaman yang memiliki kesamaan isi dengan http://www.securityfocus.com.
link:
Berfungsi untuk menampilkan website-website yang memiliki link ke site yang telah Kita indikasikan.
Contoh:    link:www.google.co.id
Perintah ini akan menampilkan website-website yang mengandung link atau tautan ke site http://www.google.co.id.
define:
Menemukan definisi dari sebuah kata atau frasa. Definisi ini diperoleh dari berbagai sumber, baik itu dari kamus online maupun ensiklopedia online yang ditemukan sebagai definisi dari sebuah kata atau frasa tersebut.
Contoh:    define:hacker
Perintah ini akan menampilkan daftar link menuju halaman website dokumen yang memiliki definisi dari kata hacker.
filetype:
Dengan perintah ini Kita dapat memperoleh hasil pencarian yang terbatas pada tipe file tertentu, meskipun Kita tidak dapat membatasinya dengan sembarang tipe file.
Berikut adalah beberapa tipe file yang didukung:
  • Adobe Portable Document Format (pdf);
  • Adobe PostScript (ps);
  • Lotus 1-2-3 (wk1, wk2, wk3, wk4, wk5, wki, wks, wku);
  • Lotus WordPro (lwp);
  • MacWrite (mw);
  • Microsoft Office Excel 97-2003 (xls);
  • Microsoft Office Word 97-2003 (doc);
  • Microsoft Office Powerpoint 97-2003 (ppt);
  • Microsoft Works (wks, wps, wdb);
  • Microsoft Write (wri);
  • Rich Text Format (rtf);
  • Shockwave (swf);
  • Text (ans, txt);
  • dan lain-lain.
Apabila dalam komputer Kita tidak terdapat program yang kompatibel untuk membuka dokumen dalam format file yang Kita cari, Google telah menyediakan alternatif untuk menampilkannya pada browser dalam format html atau format teks, sebagai hasil pengkonversian Google. Hal ini bisa Kita lakukan dengan mengklik link View as HTML atau View as Text pada hasil pencarian.
Contoh:    “google hacking” filetype:pdf
Perintah ini akan menampilkan hasil pencarian berupa dokumen berformat pdf yang mengandung  kata google hacking.
Index of
Perintah ini dapat digunakan untuk membantu Kita mendapatkan daftar indeks direktori pada website. Perintah inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh para cracker maupun hacker sebagai langkah awal untuk mendapatkan celah menuju webserver.
Contoh:    “ebook komputer” “index of/confidential”
Perintah ini akan menampilkan daftar indeks direktori confidential dari berbagai site yang mengandung kata ebook komputer pada indeks direktori tersebut.
info:
Perintah ini dapat Anda gunakan untuk memperoleh penjelasan singkat mengenai website tertentu yang telah Kita indikasikan. Hasil pencarian dari perintah ini merupakan hasil kesimpulan dari Google yang disimpulkan sebagai inti utama dari website tersebut.
Contoh:    info:google.com
Dengan perintah ini akan diperoleh sebuah hasil pencarian yang berupa definisi atau penjelasan singkat mengenai website google.com, yang isinya sbb:
Google
Enables users to search the Web, Usenet, and Images. Features include PageRank, caching and translation of results, …
ext:
Perintah ini berfungsi untuk mencari link yang memiliki akhiran berupa tipe file yang telah Kita indikasikan. Hampir sama dengan perintah filetype:. namun pada perintah ini, Kita tidak dibatasi dengan tipe-tipe file tertentu, Kita dapat menggunakan sembarang tipe file sesuai keinginan Kita.
Contoh:    ext:mp3
Dengan perintah ini akan ditemukan dokumen yang memiliki link dengan akhiran mp3.
inanchor:
Perintah ini berfungsi untuk mencari dokumen-dokumen dengan batasan berupa deskripsi link yang telah Kita indikasikan. Yang dimaksud dengan deskripsi link adalah teks yang mempresentasikan sebuah link. Misalkan ada sebuah link bertuliskan “Search Engine Favoritku” menuju site http://www.google.co.id, yang dimaksudkan sebagai teks yang mempresentasikan link/deskripsi link adalah “Search Engine Favoritku”.
Contoh:       inanchor:download
Dengan perintah ini, Google akan menemukan halaman-halaman yang memiliki link dengan teks deskripsi link yang mengandung kata download.
numrange:
Perintah ini berfungsi untuk mencari dokumen-dokumen atau halaman yang memiliki nilai, nomor, atau angka-angka dengan jangkauan tertentu. Dalam menggunakan perintah ini diperlukan dua buah nilai yang diindikasikan sebagai nilai minimum dan nilai maksimum yang kemudian dipisahkan dengan tanda kurang/minus (-). Selain dengan cara di atas, Kita juga dapat memperoleh hasil yang sama dengan langsung menuliskan kedua nilainya dan memisahkannya dengan tanda titik dua kali (..).
Contoh:       “Opera numrange:1-10”
“Opera 1..10”
Dengan menggunakan salah satu dari kedua query di atas, Kita akan memperoleh hasil pencarian yang mengandung kata Opera dengan diikuti angka-angka antara 1-10. Dapat dilihat bahwa hasil pencarian ini menunjukkan versi-versi dari browser Opera. Dengan sedikit kreatifitas, Kita dapat melihat adanya banyak manfaat dari perintah ini, terutama apabila Kita dapat membuat kombinasi yang baik dengan perintah-perintah lainnya.
Demikianlah beberapa perintah yang dapat Kita gunakan untuk mengoptimalkan hasil pencarian Google. Sebenarnya masih ada perintah-perintah yang belum turut Saya uraikan di sini, mungkin lain kali akan saya uraikan lebih lanjut. Lalu apakah dengan Kita mengenal dan dapat mengetahui perintah-perintah rahasia pada Google tersebut Kita sudah dapat dikatakan mampu mengoptimalkan pencarian Google? Tentu tidak. Akan diperoleh hasil pencarian yang optimal apabila Kita dapat menggunakan, mengkombinasikan, dan mengkreasikan perintah-perintah tersebut menjadi sebaris query pencarian sesuai dengan kata/informasi yang akan Kita cari.
Hal terpenting yang diperlukan untuk dapat memperoleh hasil pencarian yang lebih baik adalah kreatifitas yang baik dalam mengkombinasikan sebuah perintah dengan kata kunci dan sebuah perintah dengan perintah lainnya. Dalam memanfaatkan perintah tersebut, seorang cracker/hacker juga harus mampu mengkaitkan kelemahan-kelemahan yang umum terdapat pada situs-situs dengan perintah dan kata kunci yang akan dituliskannya pada kotak pencarian Google. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam hal ini kreatifitaslah yang menjadi faktor utama untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih tepat sasaran.
[Catatan: Konten ini sebelumnya sudah pernah di publish dalam blog Kami sebelumnya di http://communityoflearners.wordpress.com, dan tentu saja juga di grup Kita di http://www.facebook.com/groups/sintangwebdeveloper/. Terima Kasih.]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s